Abrasi Ancam 700 Rumah Warga di Tiku Kabupaten Agam

HALOPADANG.ID – Ratusan rumah warga di di Nagari Tiku V Jorong, Kecamatan Tanjung Mutiara, Kabupaten Agam terancam dampak ambrasi menyusulkan meluasnya hantaman gelombang air laut atau abrasi dalam satu sepekan terakhir.

Setidaknya, ada 700 unit rumah berjarak sekitar 300 sampai 400 meter dari bibir pantai yang sebelumnya berjarak sekitar 1,5 kilometer.

“Ini akibat abrasi terjadi hampir setiap tahun dan satu minggu terakhir sekitar 15 meter daratan yang tergerus gelombang pasang dengan panjang empat kilometer,” kata Wakil Bupati Agam, Irwan Fikri, SH Dt. Parpatiah saat meninjau lokasi abrasi, Rabu (3/8)

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Agam bakal menyurati Balai Wilayah Sungai Sumatera V dan Dirjen Sumber Daya Air Kementerian PUPR dalam waktu dekat .

Baca Juga :  Operasi Keselamatan di Wilayah Hukum Polres Padang Panjang Dimulai, Berakhir 17 Maret

“Kondisi ini butuh penanganan dari pemerintah pusat. Karena solusi satu-satunya cara adalah pemasangan batu grip dan itu butuh dana yang cukup besar,” tuturnya.

Sementara itu, Sekretaris Nagari Tiku V Jorong, Anaswar menambahkan, ancaman abrasi mengancam 700 unit rumah yang tersebar di Jorong Muaro Putih sekitar 400 unit dan Jorong Masang 300 unit. (HP-002)