Berbaju Bundo Kanduang, Andre Rosiade: Puan Tunjukkan Cintanya pada Sumbar

  • Bagikan

HALOPADANG.ID – Ketua DPR RI Puan Maharani mengenakan pakaian adat Sumatra Barat (Sumbar) saat membacakan naskah Proklamasi di upacara peringatan hari ulang tahun (HUT) kemerdekaan ke-76 RI. Puan, yang memakai baju Bundo Kanduang, dinilai menunjukkan cintanya kepada Sumbar.

“Apakah ada niat mencari muka? Menurut saya, tidak ada. Karena rasa saya tidak ada keinginan Mbak Puan, hanya ingin menunjukkan beliau sangat mencintai Sumatera Barat, mencintainya Minangkabau dan menegaskan bahwa beliau merupakan turunan Minang baik jalur ibu maupun jalur bapak. Ini bagian cara mensosialisasikan budaya Minang dalam rangka meningkatkan pariwisata nantinya,” kata Ketua Harian DPP Ikatan Keluarga Minang (IKM) Andre Rosiade, Selasa (17/8).

Andre Rosiade malah mengapresiasi pilihan baju yang dikenakan oleh Puan Maharani itu. Puan juga dinilai mendukung budaya Minang. “Saya mengapresiasi langkah Mbak Puan memakai baju Bundo Kanduang. Secara tidak langsung Mbak Puan dengan memakai baju adat Minang ini menunjukkan Mbak Puan mendukung perkembangan budaya Minang,” kata dia.

Andre menjelaskan bahwa Puan Maharani memiliki darah Minangkabau. Baik dari garis keturunan ibu maupun ayah. “Juga menurut saya itu menunjukkan bahwa Mbak Puan itu turunan darah Minang. Mulai dari Pak Taufik Kiemas yang bergelar datuak karena punya darah keturunan Minang ditambah lagi Bu Fatmawati, ibunya Bu Mega, neneknya Mbak Puan itu adalah keturunan Raja Inderapura di Pesisir Selatan. Jadi menurut saya positif dan perlu kita apresiasi bagaimana Mbak Puan membacakan naskah proklamasi dengan baju Bondo Kanduang,” sebutnya.

  • Bagikan