Andre Rosiade Minta Menteri BUMN Percepat Pengalihan Lahan PTBA di Sawahlunto

  • Bagikan

HALOPADANG.ID – Anggota Komisi VI DPR RI Andre Rosiade meminta Menteri BUMN Erick Thohir untuk segera mencari solusi dalam pengalihan lahan pasca tambang di Kota Sawahlunto.

Lahan pasca tambang milik PT. Bukit Asam (PTBA) tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat dan pemerintah setempat.Sebelumnya, dalam pertemuan yang ia fasilitasi antara Walikota Sawahlunto Deri Asta dengan Direktur Utama Mining Industry Indonesia (MIND ID) Orias Petrus Moedak dan Direktur Utama PT Bukit Asam (PTBA) Suryo Eko Hadianto telah mencapai kesepakatan. Namun hal tersebut masih harus menunggu keputusan dari Kementerian BUMN.

“Berdasarkan arahan Pak Menteri, saya bersama dengan Wali Kota Sawahlunto sudah berkoordinasi dengan Direktur Utama MIND.ID dan Dirut PTBA soal percepatan pengalihan 390 hektare lahan pasca tambang yang dikuasai PTBA agar dapat dimanfaatkan masyarakat dan Pemerintah Kota Sawahlunto,” ungkap Andre dalam keterangannya, Kamis (3/6/2021).

Dalam Rapat Kerja Antara Komisi VI DPR RI dengan Menteri BUMN Erick Thohir hari ini, Politisi Partai Gerindra itu menjelaskan Kota Sawahlunto adalah kota tambang dan untuk pengembangan kota itu sangat bergantung pada lahan PTBA. Karena yang menguasai tanah di Sawahlunto adalah PTBA.

“Bahwa pengalihan 390 hektare lahan pasca tambang yang dikuasai PTBA yang berada di Kota Sawahlunto itu harus dapat segera dimanfaatkan masyarakat dan pemerintah setempat,” kata Andre.

Ketua DPD Partai Gerindra Sumatera Barat ini menjelaskan, ada dua hal yang ia garis bawahi dalam koordinasi itu. Pertama, pada dasarnya PTBA tidak keberatan lahan pasca tambang tersebut dimanfaatkan untuk pembangunan Kota Sawahlunto.

“Kedua, untuk pengalihan lahan pasca tambang itu pihak PTBA selalu berorientasi pada landasan hukum dan atas persetujuan Kementerian BUMN. Karena itu Kini kita tinggal cari solusi win-win yang tidak menimbulkan dampak hukum di kemudian hari. Dan itu yang kami harapkan dari Kementerian BUMN,” imbuh Ketua DPD Partai Gerindra Sumatera Barat itu.

Sebagai informasi, PT. Bukit Asam memegang hak konsesi penguasaan tanah tambang batu bara sebesar 2,935 hektar yang berlokasi di Kota Sawahlunto.

  • Bagikan