Menikmati Kawasan Seribu Rumah Gadang dari Menara Songket, Indahnya tak Terkira

  • Bagikan
Menikmati Kawasan Seribu Rumah Gadang dari Menara Songket, Indahnya tak Terkira 1
Salah satu sisi puncak menara songket dengan latar Gunung Kerinci. IST

HALOPADANG.ID — Masih ingat dengan objek wisata unggulan Kawasan Seribu Rumah Gadang (SRG) yang direvitalisasi oleh pemerintah pusat tahun 2018 silam? Kampung yang terletak di Nagari Koto Baru, Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat itu tampak begitu indah. Apalagi kini ada menara songket.

Ria Safitri, salah satu pelancong yang sempat menaiki tak habis-habis menyampaikan pujiannya. Menurutnya, Menara Songket menjadi tempat strategis yang dipilih wisatawan untuk melihat panorama kawasan Seribu Rumah Gadang. Dari ketinggian 25 meter di menara songket ini, wisatawan dapat melihat pesonanya dari ketinggian

“Saya terkagum berdiri di menara Songket ini yang sekarang dapat lihat di sini pemandangannya begitu bagus, view-nya sangat bagus dan karena baru ini pertama, ngerasa seneng bahagia banget, yo Rancak,” ujar Ria Safitri, Sabtu, (15/5/21)

Senada dengan Ria, Genta Afrio mengatakan, keindahan kawasan ini akan semakin lengkap jika menara Songket ditambah fasilitas wisatawan. “Saya mengharapkan kepada Pemkab Solok Selatan mengembangkan fasilitas, dilengkapi turis informasi centernya” ujar Genta sembari ditambahkan alat pemandang jarak jauhnya.

Dari Menara Songket dapat dilihat Gunung api aktif tertinggi di Asia Tenggara ini bisa dilihat serta didaki dari Solok Selatan. Dari Kawasan Saribu Rumah Gadang, layer-layer lansekap gunung menjadi latar belakang yang mengagumkan serta membuat wisatawan terkagum akan indahnya ciptaan tuhan.

Seribu Rumah Gadang berlokasi di Nagari Koto Baru, Kabupaten Solok Selatan, Provinsi Sumatra Barat, berjarak kurang lebih 150 kilometer dari Kota Padang, Ibu Kota Provinsi Sumatra Barat, dengan lama perjalanan kurang lebih empat jam.

Dinamakan Kawasan Seribu Rumah Gadang karena di wilayah ini terdapat banyak rumah gadang, rumah tradisional Minangkabau, dalam berbagai bentuk dan ukuran.

Direvitalisasi
Pada tahun 2017, kawasan ini dinobatkan sebagai Kampung Adat Terpopuler di Indonesia. Kawasan ini merupakan wujud dari perkampungan masyarakat Minangkabau masa lampau, dengan ratusan rumah adat Minangkabau, atau rumah gadang, berjejer di sepanjang jalan perkampungan ini.

Sebagian besar rumah gadang kondisinya masih terawat baik. Karena lokasinya yang artistik, kawasan ini pernah dijadikan lokasi syuting film beberapa film layar lebar dan film televisi.

  • Bagikan