Jenazah Rusdi Lubis Disalatkan di Masjid Raya, Dimakamkan di TPU Tunggul Hitam

  • Bagikan
Jenazah Rusdi Lubis Disalatkan di Masjid Raya, Dimakamkan di TPU Tunggul Hitam 1

HALOPADANG. – Pemerintah provinsi Sumatera Barat menyiapkan penyelenggaraan jenazah mantan Sekdaprov Sumbar, Rusdi Lubis Selasa (27/4/2021) siang ini. Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Jasman Rizal menginformasikan, jenazah almarhum hingga masih disemayamkan di rumah duka di Alai Parak Kopi

“Ada dua kali pelaksanaan salat jenazah. Pertama disalatkan di Masjid Iqra Parak Kopi ba’da salah dzuhur untuk masyarakat sekitar. Setelah itu, jenazah akan dibawa ke Masjid Raya, untuk disalatkan kembali yang diperuntukkan bagi seluruh masyarakat. Rencananya pukul 14.00 WIB,”kata Jasman.

Menurutnya, Gubernur Sumbar Mahyeldi dijadwalkan akan melepas jenazah di rumah bagonjong, kantor gubernur Sumbar, pukul 14.30 WIB. Setelah pelepasan, barulah jenazah dibawa ke TPU Tunggul Hitam.

Sebelumnya dilaporkan Pamong senior Sumatera Barat Drs. H. Rusdi Lubis, MSi dikabarkan meninggal dunia hari ini, Selasa, 27 April 2021.

Seperti yang disampaikan oleh akun Denni Meilizon Nasution di grup fesbuk Mata Rakyat Pasaman Barat :

Innalillahiwainnailaihirajiun. Telah berpulang ke rahmatullah pagi ini, Orangtua kami, Mamak kami, salah seorang putra terbaik Sumatera Barat, Tokoh Pemekaran Pasaman Barat, Pamong Senior, Bapak Drs. H. Rusdi Lubis, MM di Padang. Rumah duka Parak Kopi Alai No. 13 Padang. Semoga husnul khatimah, diampuni Allah dosa dan kesalahan beliau serta menempatkan beliau pada tempat yang terbaik di sisi-Nya. Mohon kerelaan dan memaafkan segala salah dan khilaf almarhum ketika hidupnya. Al Faatihah

Almarhum terakhir kali bertugas sebagai sekdaprov Sumatera Barat. Almarhum Rusdi Lubis, lahir pada tanggal 13 Juli 1946 (saat meninggal berusia 75 tahun), di Ujung Gading, Lembah Melintang, Kabupaten Pasaman Barat. Meninggalkan 1 orang istri , 4 anak, dan cucu-cucu.

Berkarir sebagai pamong setelah menamatkan pendidikan di Akademi Pemerintahan Dalam Negeri (APDN) di Bukittinggi, Institut Ilmu Pemerintahan (IIP), dan kemudian Universitas Bung Hatta (S2).

Kabar duka ini merebak cepat dan ucapan duka mengalir deras di sejumlah wag (whatsapp grup).

“Innalillahi, wa inna ilaihi rojiun, Turut berduka cita,” tulis Ketua PWI Sumbar Heranof di salah satu WAG.

  • Bagikan