Rektor Unand Positif Covid, WR I: Aktivitas Tetap Seperti Biasa

  • Bagikan
Rektor Unand Positif Covid, WR I: Aktivitas Tetap Seperti Biasa 1

HALOPADANG.ID — Setelah Rektor Universitas Negeri Padang (UNP) Ganefri yang terjangkiti Covid-19, Selasa (6/4/2021) kemarin giliran Rektor Universitas Andalas (Unand) Yuliandri yang harus merasakan sakit serupa.  Hasil ini didapat setelah Yuliandri melakukan tes swab pada Senin (5/4/2021).

Ucapan saling menguatkan dan doa kesembuhan bagi kedua pimpinan perguruan tinggi itu mengalir dari sejawat dan staf mereka masing-masing. Hal itu tersampaikan lewat media sosial seperti WA grup. Yuliandri menjalani perawatan di RS Unand. Sementara Ganefri dirawat di RS M Jamil.

“Informasi diterima via telepon sekitar 22.27 WIB, yang disampaikan dr Andani terhadap hasil swab saya yang diambil tadi pagi, dinyatakan positif,” ucap Yuliandri melalui pesan singkat yang disampaikan pada jajaran Pimpinan Unand, Selasa (6/4/2021) seperti dikutip dari gentaandalas.

Dikutip dari gentaandalas.com,  Wakil Rektor (WR) I Unand Mansyurdin membenarkan hal itu. Meskipun demikian, kegiatan di Rektorat masih dilakukan secara luring dan tanggung jawab sementara dialihkan pada WR I.

“Aktivitas Rektorat tidak work from home, tetap masuk kantor. Rektor dikuasakan kepada WR I,” ujar Mansyurdin setelah diwawancarai oleh Genta Andalas pada Selasa (6/4/2021).

Diketahui sebelumnya istri dari Rektor Unand Yuliandri juga positif Covid-19. “Sebelumnya ibu rektor (istri dari Yuliandri) juga positif (Covid-19),” tutup Mansyurdin.

100 orang positif

Pada saat bersamaan, Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Sumbar, Selasa (6/4/2021) merilis, kasus Covid-19 bertambah 105 orang. Dengan demikian, totalnya warga Sumbar yang telah terjangkiti sakit ini mencapai 32.311 orang.

Dari 105 kasus hari ini itu disumbangkan oleh 17 daerah. Paling banyak dari Kota Padang 51 orang. Di sisi lain, pada hari yang sama ada 124 orang pasien Covid-19 yang dinyatakan sembuh sehingga kini totalnya menjadi 30.349 orang.

Hanya, hari ini pasien Covid-19 yang meninggal juga bertambah cukup banyak, empat orang.

Pasien Covid-19 yang meninggal ini berasal dari empat daerah yakni, Kabupaten Pasaman Barat 1 orang, Kabupaten Sijunjung 1 orang, Kabupaten Solok Selatan 1 orang, dan Kabupaten Tanah Datar 1 orang. (HP-002)

  • Bagikan