Muhammad Rahmad-Asyirwan Yunus Dapat Dukungan dari Gerindra dan PKB

rahmad
Muhammad Rahmad-Asyirwan Yunus

HALOPADANG.ID– Pasangan Muhammad Rahmad-Asyirwan Yunus atau “Mr. Ay” yang bakal maju pada Pilkada Limapuluh Kota 2020 mendapat dukungan dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Bahkan sebelumnya, pasangan pasangan pengusaha dan mantan wakil bupati ini juga didukung oleh Partai Gerindra.

“Sudah. SK DPP PKB untuk pasangan Mr. Ay ini sudah keluar atau sudah terbit. Sudah dapat dipastikan, PKB mengusung pasangan ini, ” kata Ketua DPC PKB Limapuluh Kota Mainanda yang sedang berada di Jakarta, Senin malam (24/8) dilansir dari PadangKita.

Mainanda menyebut, SK DPP PKB untuk Rahmad-Asyirwan sudah oke. Tinggal menunggu tambahan tanda tangan dari Cak Imin (Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar), untuk formulir yang dibutuhkan sewaktu pendaftaran ke KPU nantinya.

Sebelumnya, Mainanda dan PKB Limapuluh Kota sempat galau menunggu SK DPP Partai Gerindra yang dijanjikan Muhammad Rahmad bisa keluar paling lama 15 Agustus. Namun, kegalauan itu sudah berakhir pada Senin (24/8/2020), karena kata Mainanda, SK dari DPP Partai Gerindra itu juga sudah terbit untuk pasangan Mr. Ay.

“SK Partai Gerindra sudah diperlihatkan Pak Fadli Zon kepada Pak Rahmad. Saya barusan bertemu dengan Pak Rahmad. Bahkan menurut Pak Rahmad, selain PKB dan Gerindra, akan ada tambahan partai koalisi. Hari Rabu (26/8), akan diselesaikan,” kata Mainanda.

Sementara itu, Muhammad Rahmad yang dihubungi secara terpisah, hanya tertawa kecil. “Wah, sudah dapat bocoran duluan ya. Tinggal konfirmasi saja nampaknya,” kelakar Rahmad.

Putra Mudiak ini menyebut, sebelum mendaftar ke KPU pada 4 atau 5 September mendatang, masih ada tambahan partai koalisi yang akan mengusungnya bersama Asyirwan. “Insya Allah, masih ada tambahan. Tapi belum etis, untuk dibuka sekarang,” ujarnya.

Namun, lanjut dia, yang penting, pada 4 atau 5 September, semua bisa bersama-sama mendaftar ke KPU. “Yang penting itu dulu. Mudah-mudahan sebelum itu bisa deklarasi,” kata mantan Wakil Direktur Eksekutif Partai Demokrat tersebut.

Saat ini, menurut Rahmad, ada aturan KPU yang baru untuk pendaftaran calon. Selain calon memilili SK dari DPP, juga ada formulir KPU yang mesti ditandatangani pimpinan parpol. “Sehingga, selain SK, kita pun juga mengurus formulir itu, untuk ditandatangani lagi oleh Ketum dan Sekjen Parpol,” kata Rahmad.