Pelantikan Ikatan Keluarga Minang di Banten Dibatalkan, Panitia: Arogan Sekali

ikm
Gedung Plaza Aspirasi di Kawasan Pusat Pemerintah Provinsi Banten (KP3B), Curug, Kota Serang nampak sepi. Di tempat tersebut rencananya akan digelar pelantikan pengurus IKM yang akan dihadiri wakapolda Banten sampai Fadli Zon namum tiba-tiba batal. (BantenHits.com/Mursyid Arifin)

HALOPADANG.ID–Pelantikan ketua Ikatan Keluarga Minang (IKM) Kota Serang di Plaza Aspirasi di Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B) di Kecamatan Curug, Kota Serang dibatalkan. Hal ini dikarenakan adanya pembatalan sepihak dari pengelola plaza yakni Pemprov Banten, Wahidin Halim

Akibatkanya, IKM mengalami kerugian materi mencapai Rp50 juta atas pembatalan tanpa prosedur beberapa jam sebelum kegiatan akan digelar.

Diketahui pada Rabu, 5 Agustus 2020 pukul 19.00 WIB akan dilaksanakan Pelantikan Ketua Ikatan Keluarga Minang (IKM) untuk wilayah Kabupaten dan Kota Serang di Plaza Aspirasi KP3B Kecamatan Curug Kota Serang. Direncanakan Ketua DPP IKM, Fadli Zon hadir langsung untuk melantik.

“Dibatalkan mas, pembatalan menggunakan plaza aspirasi ini hanya beberapa jam sebelum pelaksanaan dan tanpa prosedur atau surat. Ini arogan sekali pak gubernur, kenapa tidak jauh-jauh hari. Jam 4 sore pembatalannya,” ujar Ketua Panitia Pelantikan Ketua IKM, Sony dilokasi pada Rabu, (5/8) malam dilansir dari Antara.

Padahal, sebut Sony, sebelum menggunakan plaza aspirasi pihaknya sudah mengajukan semua prosedur yakni dengan mengajukan surat peminjaman melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) Provinsi Banten selaku pengelola plaza aspirasi. DPRKP Banten pun sudah membalas surat dengan memberikan izin menggunakan plaza aspirasi.

“Tapi kenapa dibatalkan hanya dengan lisan, dan itu hanya beberapa jam sebelum pelaksanaan. Padahal selain izin sudah keluar, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 sudah memberikan izin, berikut dari Polda Banten,” ujar Sony menyesalkan.

“Ajudan Pak Kapolda Banten juga sudah menelpon mau datang, dari Kodim Serang juga tapi acaranya kan batal. Padahal Ketua DPP IKM yang akan melantik Pak Fadli Zon. Tega sekali, ini mungkin banyak pembisik-pembisik agar gubernur membatalkan ini,” kata Sony.

Senada dikatakan salah satu panitia, Webi, atas pembatalan dari Gubernur Banten semena-mena tanpa prosedur itu, menunjukan sebuah sifat arogan. Dia mengatakan, dampak pembatalan pihak panitia mengalami kerugian sangat besar.

“Kerugian sampai Rp50 juta mas, rencana juga kami mengundang artis. Acara dibatalin semua alat-alat pun diangkut kembali, ini arogan sekali gubernur,” kata Webi.