Hujan Deras di Padang, Genangan di Komplek Perumahan Ini Bak Sungai dan Keruh

Banjir di sebuah komplek perumahan di Jondul Rawang, Mato Aia, Padang tampak begitu keruh. Warga setempat waspada. IST/ANTONIO

HALOPADANG.ID – Hujan masih mengguyur Kota Padang, Sumatera Barat sejak Rabu (22/7/2020) siang hingga malam ini.  Alhasil, sejumlah daerah mulai digenangi air, kendati masih diperdebatkan dengan sebutan banjir. Foto-foto genangan air tersebut bertebaran di media social.

Salah satunya foto di sebuah komplek perumahan di Jondul Rawang, Mato Air, Seberang Padang Kecamatan Padang Selatan Kota Padang. Foto dari Antonio tersebut tampak keruh dan memerah. Foto tersebut diambil pada sore hari. Di sisi lain, beberapa kawasan di Padang juga terendam air.

Hujan Deras di Padang, Genangan di Komplek Perumahan Ini Bak Sungai dan Keruh 1

“Banyak juga kendaraan yang ngadat,”Info seorang warga, Roni .

Selain menggenangi komplek, luapan air hujan juga mengenangi jalur-jalur utama di Padang. Sebut saja Jalan Raden Saleh, Jalan Khatib Sulaiman, beberapa ruas Jalan Gajah Mada, Simpang Alai, Jalan Ahmad Yani, Jalan Ratulangi, Jalan Imam Bonjol dan Jalan Bundo Kanduang, termasuk di Jalan Niaga, Pondok.

Genangan air juga merendam Jl Situjuah dan Jl Kis Mangunsarkoro dengan ketinggian yang hampir sama. Selanjutnya di ruas Jl Khatib Sulaiman ketinggian air mencapai selutut orang dewasa, termasuk hingga jalan Aru, dekat Kampus UPI.

Kepala BPBD Padang, Barlius mengaku sudah menerima laporan dari warga soal adanya banjir hingga genangan air. Mereka juga sudah siaga untuk mengantisipasi dampak kemungkinan yang lebih buruk.

Selain banjir dan genangan air, cuaca ekstrem juga sempat melanda Padang. Angin putting beliung bahkan sempat merusak tiga rumah warga di kawasan Wisma Warta, dekat kampus UBH setelah atap rumah mereka diterbangkan angin.

Dari data yang dikumpulkan, rumah milik Yurniati (45) di Jalan Bunda V RT IV/RW VI mengalami kerugian hingga 2 kodi seng. Lalu Erni (48) tetangganya juga mengalami kerugian 2 kodi seng dan Mutia (56) kehilangan 1 kodi seng.  Belum ada laporan korban jiwa atas cuaca ektrem di Padang ini.  (HP-001)