Warga Jepang Dibikin Heboh oleh Penampakan UFO

Foto UFO yang tampak di langit Jepang utara (AFP Photo)

HALOPADANG.ID — Sebuah objek terbang misterius (unidentified flying object/UFO) yang mirip balon terbang di langit Jepang utara. Penampakan ini pun menarik perhatian warga dan pemerintah.

Seperti dilansir AFP, Kamis (18/6/2020) UFO itu pertama kali terlihat pada Rabu (17/6) pagi. Warga di Kota Sendai utara pun mengambil gambar UFO itu, mengunggahnya ke media sosial, dan memperdebatkan apa sebenarnya benda itu.

“Benda putih ini tidak bergerak sama sekali. Apa itu? Adakah yang bisa memberi tahuku?” tulis salah seorang warganet sembari memasang tagar ‘UFO’ dalam bahasa Jepang.

Pihak berwenang mengatakan bingung terhadap objek yang difoto secara close-up oleh penduduk setempat. Objek itu seperti balon yang melekat pada tongkat bersilang dengan baling-baling.

“Objek itu tampak seperti balon untuk memantau cuaca, tapi itu bukan milik kami,” kata seorang pejabat di biro Sendai Badan Meteorologi Jepang kepada AFP, Kamis (18/6).

Polisi setempat dilaporkan menerbangkan helikopter untuk mengkonfirmasi keberadaan benda itu. Mereka juga berusaha mengungkap apa sebenarnya benda itu, bahkan telah berkonsultasi dengan otoritas dan organisasi lain.

Departemen aeronautika Universitas Kyushu secara terbuka membantah perangkat itu milik mereka setelah spekulasi publik merebak.

Shinichiro Higashino, seorang profesor di departemen, mengatakan kepada Fuji TV, bahwa gambar close-up objek itu dilengkapi dengan panel surya.

“Mungkin saja bisa melakukan pengamatan ilmiah atau memonitor sesuatu,” katanya

Misteri UFO itu mendapat liputan nasional, bahkan wartawan menanyakannya kepada juru bicara pemerintah Jepang dalam briefing hariannya.

Jubir pemerintah, Yoshihide Suga, mengatakan pemerintah mengetahui soal objek misteri itu tetapi menolak dugaan bahwa itu mungkin pekerjaan pemerintah asing atau sesuatu yang bisa menyebabkan kerusakan.

Misteri itu mungkin belum terselesaikan, objek tersebut sekarang dilaporkan melayang ke arah Pasifik dan pihak berwenang kini telah kehilangan jejaknya. (002)